Tanah Bergerak Dekati Tower Seluler di Sikui, DPRD Barito Utara Minta Pihak Provider Bergerak Cepat

Admin Betang Voice
13 Apr 2026 00:11
1 menit membaca
MUARA TEWEH — Potensi bencana akibat pergeseran tanah mengancam keselamatan warga Desa Sikui, Kecamatan Teweh Baru, Barito Utara. Sebuah tower telekomunikasi berdiri di atas bukit yang lokasinya kini kian kritis akibat longsor, hingga memicu kekhawatiran masyarakat sekitar akan bahaya tower roboh.
Kondisi rawan ini direspons langsung oleh Anggota DPRD Barito Utara, Ardianto, setelah menerima laporan dari masyarakat setempat. Dari pengamatan di lapangan, jarak antara titik pergerakan tanah dengan posisi pondasi tower diperkirakan hanya tersisa sekitar 7 hingga 10 meter.
“Warga sangat khawatir, terutama mereka yang rumahnya berada tepat berseberangan dengan tower tersebut. Kondisi tanah yang longsor membuat potensi risiko semakin tinggi,” ujar Ardianto di Muara Teweh.
Mengingat letak tower berada di area perbukitan yang cukup sulit dijangkau secara langsung, Ardianto menegaskan dibutuhkannya penanganan khusus dari instansi teknis dan pihak pemilik jaringan. Ia mendesak agar perusahaan penyedia layanan (provider) segera melakukan inspeksi dan penanganan darurat.
Laporan mengenai ancaman keselamatan ini juga telah diteruskan ke Dinas Komunikasi dan Persandian Kabupaten Barito Utara agar koordinasi pengawasan antarinstansi dapat berjalan optimal. Warga Desa Sikui berharap ada langkah nyata sebelum longsor makin meluas dan berakibat fatal.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *