
PALANGKA RAYA – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Kalimantan Tengah di bawah kepemimpinan Aisyah Thisia Agustiar Sabran, bergerak aktif dalam memaknai Hari Kartini ke-147 Tahun 2026. Momentum ini dijadikan pemantik untuk mendorong keterlibatan perempuan dalam pembangunan daerah di era modern.
Dalam perayaan yang digelar di Aula Jayang Tingang, Selasa (21/4/2026), Ketua TP PKK Kalteng Aisyah Thisia Agustiar Sabran menegaskan bahwa esensi perjuangan kaum perempuan saat ini telah mengalami pergeseran makna yang lebih luas.
“Perjuangan cita-cita Kartini tidak lagi sekadar soal keterbatasan akses pendidikan, tapi bagaimana perempuan Indonesia—khususnya di Kalimantan Tengah—mampu mengambil peran strategis di era modern saat ini,” tegas Aisyah Thisia.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa kemandirian saja tidak cukup bagi perempuan masa kini. Menurutnya, aspek kesehatan secara holistik juga menjadi modal utama bagi perempuan agar bisa berkontribusi optimal.
“Kartini masa kini tidak cukup dengan menjadi berdaya, perempuan Indonesia juga harus sehat lahir dan batin,” imbuhnya.
Sebagai motor penggerak kesejahteraan keluarga, TP PKK Kalteng terus menyelaraskan program kerjanya dengan isu-isu prioritas daerah. Di bawah arahan Aisyah Thisia, kader PKK di Bumi Tambun Bungai diajak untuk aktif berpartisipasi dalam penanganan berbagai persoalan sosial, antara lain:
Pencegahan Stunting: Mengedukasi pemenuhan gizi keluarga demi mencetak generasi masa depan yang sehat.
Pencegahan Perkawinan Anak: Mengampanyekan pentingnya kesiapan usia matang sebelum berkeluarga.
Perlindungan Perempuan & Anak: Menjadi benteng dalam pencegahan dan penanganan kasus kekerasan di lingkungan domestik maupun publik.
Sinergi Program: Mendukung kesuksesan program kesejahteraan rakyat yang digulirkan pemerintah, termasuk program Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS).
Sebagai bentuk apresiasi terhadap identitas budaya, TP PKK Provinsi Kalteng juga menginisiasi pagelaran busana (fashion show) kebaya nasional bertajuk “Pesona Kartini 2026 The Heritage Runway”.
Ajang ini digelar sebagai simbol perpaduan antara keanggunan, ketegasan, dan identitas kuat perempuan Indonesia. Kemeriahan acara ini pun diikuti oleh berbagai tokoh perempuan daerah, salah satunya istri Kepala Biro Adpim, Ny. Alexandra Hukom Johni Sonder, yang tampil anggun di atas panggung.
Inisiatif TP PKK ini mendapat apresiasi tinggi dari Gubernur Kalteng Agustiar Sabran yang turut hadir memberikan dukungan penuh bagi ruang gerak perempuan-perempuan hebat di Kalimantan Tengah.
Tidak ada komentar