MUARA TEWEH – Dukungan terhadap peningkatan kesejahteraan tenaga pendidik kembali mengalir dari kalangan legislatif. Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, Patih Herman AB dan Ardianto, menyatakan komitmen penuh untuk mendukung langkah Persatuan Guru Republik Indonesia (
PGRI) dalam memperjuangkan hak-hak serta kesejahteraan para guru di daerah tersebut.
Patih Herman AB menegaskan bahwa guru merupakan ujung tombak dalam mencetak generasi penerus bangsa, sehingga kesejahteraan mereka sudah sepantasnya menjadi prioritas bersama. Menurutnya, mutu pendidikan serta pembangunan sumber daya manusia (SDM) sangat bergantung pada tingkat kesejahteraan tenaga pengajarnya. Berbagai aspirasi yang disuarakan dalam Konferensi Kerja Kabupaten (Konkerkab) PGRI akan dijadikan bahan pertimbangan penting oleh pemerintah daerah dan DPRD dalam merumuskan kebijakan pendidikan.
Senada dengan hal tersebut, Anggota DPRD Barito Utara Ardianto mengapresiasi penyelenggaraan Konkerkab PGRI sebagai forum konsolidasi dan evaluasi yang strategis. Ia menilai wadah ini sangat krusial untuk melahirkan gagasan konstruktif demi memajukan dunia pendidikan di Kabupaten Barito Utara. Ardianto menambahkan bahwa peran guru tidak hanya sebatas mengajar di kelas, tetapi juga membentuk karakter dan moral anak-anak, sehingga dedikasi mereka harus diimbangi dengan dukungan fasilitas serta kompensasi yang memadai.
Konkerkab PGRI Barito Utara Tahun 2026 tersebut turut dihadiri oleh Bunda Guru Kabupaten Barito Utara Maya Savitri Shalahuddin, Ketua GOW, Ketua DWP, pengurus PGRI Provinsi Kalteng dan Kabupaten Barito Utara, hingga jajaran kepala sekolah serta guru dari berbagai jenjang. Melalui sinergi bersama seluruh pemangku kepentingan, PGRI Barito Utara berkomitmen untuk terus memperkuat struktur organisasi, meningkatkan profesionalisme tenaga pendidik, dan mengawal kesejahteraan guru demi mewujudkan pendidikan yang berkualitas serta berdaya saing.
Tidak ada komentar