Kawal Aspirasi Warga Lahei Barat, Waket II DPRD Barito Utara Siap Tarungkan Anggaran di APBD 2026

Admin Betang Voice
20 Feb 2026 13:07
2 menit membaca

Muara Teweh – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barito Utara memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2026 yang digelar di Kecamatan Lahei Barat.

Wakil Ketua II DPRD Barito Utara, Henny Rosgiaty Rusli, menegaskan bahwa forum tahunan ini merupakan pilar krusial untuk menyerap langsung suara masyarakat di tingkat terbawah (bottom-up planning). Langkah ini dinilai strategis guna memastikan arah kebijakan pembangunan daerah benar-benar selaras dengan kebutuhan riil di lapangan.

“Kami di DPRD sangat mendukung pelaksanaan Musrenbang ini. Aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui forum ini harus menjadi dasar dalam penyusunan program pembangunan agar tepat sasaran dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” ujar Henny di Muara Teweh.

Fokus pada Sektor Unggulan dan Pelayanan Publik

Dalam kesempatan tersebut, Henny juga menggarisbawahi pentingnya mempertajam fokus pada tiga poin utama pembangunan yang sebelumnya telah dipaparkan oleh Bupati Barito Utara, yaitu:

  • Penguatan sektor unggulan daerah untuk mendongkrak perekonomian.

  • Peningkatan kualitas infrastruktur secara merata.

  • Perbaikan mutu pelayanan publik bagi masyarakat luas.

Kawal Anggaran hingga APBD

Sebagai bentuk komitmen legislatif, DPRD Barito Utara menyatakan kesiapannya untuk bersinergi erat dengan pemerintah daerah (eksekutif). Sinergi ini bertujuan mengawal seluruh hasil rekapitulasi Musrenbang Kecamatan Lahei Barat agar dapat diakomodasi ke dalam pembahasan dokumen RKPD serta Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026, dengan tetap menyesuaikan kapasitas keuangan daerah.

“Sinergi antara eksekutif dan legislatif sangat diperlukan agar setiap program prioritas benar-benar dapat direalisasikan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya di wilayah Kecamatan Lahei Barat,” pungkas Henny.

Melalui pengawalan ketat ini, hasil Musrenbang diharapkan tidak sekadar menjadi dokumen formalitas, melainkan menjadi pijakan kokoh dalam mewujudkan pembangunan yang adil, merata, dan berkelanjutan di seluruh wilayah Barito Utara.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *