MUARA TEWEH – Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Barito Utara, Taufik Nugraha, menyampaikan apresiasinya terhadap langkah Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Utara yang menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Keamanan Pangan Tahun 2026. Kegiatan pembinaan ini dinilai sangat strategis dalam memajukan mutu produk Usaha Mikro dan Kecil (UMK) di sektor pangan olahan rumah tangga.
Taufik menyatakan bahwa sektor Industri Rumah Tangga Pangan (IRTP) memiliki peran krusial sebagai tulang punggung perekonomian masyarakat Barito Utara. Pertumbuhan usaha pangan yang pesat perlu diimbangi dengan pendampingan berkelanjutan dari pemerintah daerah, khususnya terkait edukasi kebersihan dan legalitas usaha.
-
Pemahaman mengenai sanitasi, higiene, serta Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB) dinilai sebagai pilar utama menjaga kualitas produk sekaligus melindungi kesehatan konsumen.
-
Pembinaan ini membantu pelaku usaha memenuhi standar administrasi dalam penerbitan maupun perpanjangan Sertifikat Produksi Pangan Industri Rumah Tangga (SPP-IRT).
-
Pengurusan legalitas yang terjamin memudahkan produk lokal untuk menembus pasar yang lebih luas dan kompetitif.
Bimtek Keamanan Pangan Tahun 2026 tersebut diikuti oleh 50 peserta yang terdiri dari pemilik, penanggung jawab, serta pelaku usaha IRTP yang sedang mengajukan atau memperpanjang SPP-IRT. Untuk memberikan pemahaman yang komprehensif, kegiatan ini turut menghadirkan narasumber lintas sektor dari Kementerian Agama, Dinas Kesehatan, serta Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Barito Utara.
Melalui kegiatan ini, pihak legislatif berharap para peserta dapat mengimplementasikan ilmu yang diperoleh sehingga produk pangan olahan asal Barito Utara kian berkualitas, aman dikonsumsi, serta berdampak nyata pada peningkatan perekonomian warga lokal.
Tidak ada komentar